Gunung Di Pulau Jawa

Sumber : DoniStudio

    Gunung merupakan tempat pelarian bagi sebagian orang. Di pulau Jawa sendiri terdapat banyak gunung, salah satunya yang terkenal adalah Gunung Semeru (3676 MDPL) Lumajang Jawa Timur, Gunung Slamet (3428 MDPL) Jawa Tengah, Gunung Sumbing (3371 MDPL) Jawa Tengah, Gunung Arjuno (3339 MDPL) Jawa Timur, dan Gunung Raung (3332 MDPL) bagian Timur Pulau Jawa. Gunung-gunung tersebut mempunyai cirikasnya sendiri, mulai dari jalur pendakian yang mudah hingga yang berbatu.

    Gunung selalu bisa dinikmati keindahannya dari sudut manapun dan waktu kapanpun. Di pagi hari kita bisa melihat sinar matahari, disore hari kita bisa melihat matahari terbenam dan dimalam harinya kita bisa melihat gugusan bintang dilangit.

    Selain keindahan alam yang tidak bisa ternilai dengan tulisan, gunung juga menyimpan sisi misteriusnya. Mitos-mitos yang sudah menyebar dilingkungan masyarakat membuat para pendaki sedikit ketakutan untuk menaiki gunung. Salah satu contohnya yaitu pendakian gunung Arjuno, dimana pendaki tidak diperbolehkan memakai pakaian yang dominan berwarna merah, tidak boleh membentuk suatu tim yang ganjil orangnya dan tidak boleh merusak jejak petilasan kerajaan Majapahit yang tersebut di Gunung Arjuno.

Naah, untuk peralatan pendakian sendiri itu menyesuaikan gunung mana yang akan kita daki, akan tetapi ada peralatan umum yang wajib dibawa ketika proses pendakian, salah satunya yaitu :

Peralatan Tim

1. Tenda (Ukuran menyesuaikan jumlah tim)

2. P3K

3. Kompor

4. Makanan

Peralatan Individu

1. Sleeping Bag (Individu)

2. Carrier

3. Pakaian ganti (Secukupnya)

4. Alat Penerangan (Individu)

5. Jaket Gunung

6. Matras

7. Jas Hujan

8. Makanan

Dll.

Komentar

  1. Kalau Gunung di Jawa Barat saya pernah ke Gunung Guntur dan Ciremai. Kalau Jawa timur dan tengah belum pernah, mungkin lain kali bisa ajak2 saya mas hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. waah bisa banget Mass..
      mungkin Mas Andri bisa berbagi pengalamannya waktu mendaki Gunung Guntur atau Ciremai, seperti waktu yang dibutuhkan berapa hari dan lain-lainnyaa hehe ..

      Hapus
  2. Dulu pernah ke arjuno tapi cuma sampe putuk lesung, itu aja udah bagus banget pemandangannya apalagi sampai puncaknya ya wkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kereen Mass.. tapi sayang sekali yaa tidak bisa sampai ke puncak
      kira-kira kenapa Mas kok tidak diteruskan sampai kepuncak ?

      Hapus
  3. wah menarik sekalii. pendakian pertamaku ke Gunung Sumbing (3371 MDPL) Jawa Tengah, tepatnya di Magelang. aku setuju kalo gunung selalu bisa dinikmati keindahannya dari sudut manapun dan waktu kapanpun. walaupun capek dan sempet bikin gamau mendaki lagi, tapi kalo dipikir-pikir ternyata mendaki tuh asik bgtt!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Candu banget yaaa hehe ..
      next ada rencana ke gunung mana lagi nii ?

      Hapus
  4. belum pernah sama sekali naik gunung padalah rumah deket banget sama gunung lawu, pernah sih mendaki tapi cuman bukit tepatnya dibukit mongkrang dengan ketinggian 2000mdpl sekian. Yang asik dari mendaki itu momen pas bareng-bareng sama temen, lelah bareng, ketawa bareng, sambat bareng dan semua terbayar pas sampai puncak wawww sungguh indah ciptaan-MU ya Allah

    BalasHapus
  5. wah jadi pengen naik gunung jadinya. aku sendiri belom pernah naik gunung si cuma kadang pergi ke bromo aja itu suasananya tu uda bikin healing apalagi mendaki ya huhu semoga bisa cepet mendaki

    BalasHapus
  6. Aku mau menambahkan kak, bawa peluit dan kompas buat jaga jaga diperjalanan korek api juga, and pisau.

    BalasHapus
  7. informasi mengenai hal hal berbau gunung sangat saya sukai, walaupun saya tidak suka mendaki tp informasi ini cukup memberikan wawasan lebih bagi saya

    BalasHapus
  8. Mendaki gunung adalah kegiatan yang menguras banyak tenaga. Selain karena medannya yang naik turun, terkadang cuaca di atas gunung tidaklah menentu. Oleh karena itu persiapan fisik dan mental sangatlah penting.

    Persiapan fisik bisa dilakukan dengan olahraga teratur minimal sebulan sebelum pendakian. Dengan olahraga teratur, anggota tubuh akan terbiasa bergerak dan menghindari keram saat mendaki.

    BalasHapus
  9. Wah banyak banget ternyata hal yang perlu dipersiapkan. Hal ini dapat menambah pengetahuan saya karena belum pernah mendaki sebelumnya. Namun dari cerita - cerita teman saya, perlu diperhatikan dalam mengontrol suhu tubuh. Agar terhindar dari hipotermia

    BalasHapus

Posting Komentar